Melansir TMJ News Network, Uni Emirat Arab (UEA) dilaporkan telah menyatakan kesiapannya untuk membiayai secara penuh potensi operasi militer Suriah di Lebanon yang menargetkan kelompok perlawanan Islam Hizbullah, termasuk membayarkan gaji para petempur yang berpartisipasi dan menanggung biaya operasi tempur, menurut sebuah laporan oleh Al Mayadeen.
Abu Dhabi sangat antusias dalam mendukung intervensi militer apa pun oleh rezim baru Suriah itu terhadap Lebanon, dan siap menyediakan sumber daya keuangan yang diperlukan untuk menopang operasi tersebut. Hal ini dilaporkan mencakup pendanaan gaji personel serta biaya operasional dan pertempuran.
Perkembangan ini dilaporkan berkaitan dengan skenario yang lebih luas yang didukung AS, yang melibatkan intervensi militer Suriah di Lebanon melawan Hizbullah. Al Mayadeen melaporkan bahwa Iran turun tangan untuk memblokir rencana tersebut, memperingatkan presiden Suriah, Jolani—seorang mantan pemimpin ISIS dan Al Qaeda—serta negara-negara kawasan bahwa langkah Suriah melawan Hizbullah dapat memicu konfrontasi kawasan yang jauh lebih luas.
