Presiden Iran Masoud Pezeshkian saat menyampaikan pernyataan resmi terkait hubungan internasional.

Presiden Iran Masoud Pezeshkian menyatakan bahwa Teheran tidak lagi mempercayai perundingan dengan Washington menyusul apa yang ia gambarkan sebagai serangan dan sanksi berulang dari AS pasca putaran perundingan sebelumnya, dalam sebuah wawancara dengan Al Jazeera.

Pezeshkian mengatakan Qatar dan Pakistan saat ini sedang menjadi mediator antara Iran dan AS serta menyampaikan pesan-pesan Teheran kepada Washington.

Ia menyebutkan bahwa perundingan didasarkan pada MoU sebelumnya antara kedua negara, seraya menambahkan bahwa Washington harus memperjelas posisinya terhadap kesepakatan tersebut.

Pezeshkian juga menuduh Israel dan AS sedang “mengadu domba negara-negara Muslim satu sama lain demi mengontrol kekayaan kawasan,” dengan mengatakan bahwa kedua negara tersebut telah menyerang Iran “dari wilayah udara negara-negara Muslim.”

Pezeshkian lebih lanjut menuduh Israel dan AS berupaya memicu perselisihan internal di antara para pejabat Iran, sekaligus menegaskan bahwa Iran sedang mengalami “persatuan dan kekompakan yang belum pernah terjadi sebelumnya” di tengah perang yang sedang berlangsung.


๐˜€๐˜‚๐—บ๐—ฏ๐—ฒ๐—ฟ: ๐—ง๐—ต๐—ฒ ๐—–๐—ฟ๐—ฎ๐—ฑ๐—น๐—ฒ

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *