Respon Militer Iran Menjadi Sorotan Utama
Menurut koresponden Al Mayadeen: Belum ada sikap politik yang muncul sejauh ini.
Namun, respons militer IRGC dan pernyataan yang dikeluarkan telah menjadi fokus utama pembahasan di Iran.
IRGC mengumumkan bahwa pihaknya membalas agresi AS dengan menargetkan:
- Kapal-kapal AS
- Pangkalan Udara Al-Azraq di Yordania, yang menyebabkan kerusakan berat pada pangkalan dan jet tempur canggih AS yang ditempatkan di sana
Pangkalan tersebut menampung:
- Jet tempur F-15 AS
- Jet tempur F-16
- Jet tempur F-35
Ekuasi Baru Mulai Diterapkan
Para pejabat dan komandan militer Iran telah berulang kali merujuk pada sebuah ekuasi baru.
Respon terhadap penargetan aset-aset Iran atau agresi AS tidak lagi bersifat proporsional seperti sebelumnya.
Sebaliknya, respon akan lebih sengit dan dikalkulasi sesuai dengan kepentingan Iran, melampaui pangkalan militer AS.
Serangan rudal Iran ke Pangkalan Udara Al-Azraq melibatkan sejumlah besar rudal generasi canggih.
Rekaman video juga mendokumentasikan peledakan hulu ledak bernoda bahan peledak tinggi dan munisi curah (cluster warheads) di atas pangkalan tersebut.
Namun respon Iran tidak terbatas pada pangkalan militer, karena pihaknya juga menargetkan kapal tanker.
Lima Tanker Iran vs. Delapan Tanker AS
Setelah penargetan terhadap lima kapal tanker minyak Iran, Iran membalas dengan menargetkan delapan kapal tanker minyak AS di Teluk.
Koresponden menyebut ini mempresentasikannya sebagai peningkatan biaya bagi pasukan AS yang beroperasi di kawasan.
Selat Hormuz Juga Menjadi Bagian dari Ekuasi Ini
Sepuluh tanker komersial dan kapal yang mencoba melintasi Selat Hormuz melalui jalur selatan juga turut ditargetkan.
Pasukan angkatan laut IRGC terlebih dahulu memberikan peringatan.
Setelah kapal-kapal tersebut gagal merespon, mereka ditargetkan, dilumpuhkan, dan dihentikan pergerakannya.
Ekuasi Deterensi Iran
Koresponden mengatakan respons-respons ini menunjukkan ekuasi yang menurut Iran kini sanggup mereka paksakan:
- Pembalasan berulang terhadap pangkalan-pangkalan AS di seluruh kawasan
- Penargetan aset-aset dan kapal tanker AS
- Meningkatkan biaya risiko bagi pasukan AS
Respon Iran terhadap tindakan AS terhadap aset Iran tidak akan lagi bersifat proporsional.
Koresponden juga mengingatkan kembali pernyataan yang sebelumnya disampaikan oleh Ketua Parlemen Iran, Mohammad Bagher Ghalibaf: “Serang aset kami, dan Anda akan diserang.”
