Ilustrasi Abdullah Muhaysini, perekrut Al Qaeda yang dicabut dari daftar teroris oleh AS.

Menurut laporan The Grayzone, pemerintahan AS di bawah kepemimpinan Donald Trump secara diam-diam telah menghapus beberapa komandan, perekrut, dan penyandang dana Al Qaeda yang terkenal dari daftar teroris yang ditetapkan secara khusus.

Di antara mereka yang mendapatkan kelonggaran sanksi adalah Abdullah Muhaysini, seorang ulama asal Arab Saudi yang dikenal luas karena mengorkestrasi perekrutan prajurit anak-anak, pelaku bom bunuh diri usia remaja, serta milisi asing selama perang proksi pergantian rezim di Suriah.

Pencabutan nama figur-figur ini dari daftar teror bertepatan dengan keputusan yang lebih luas dari pemerintahan Trump untuk menghapus Suriah yang kini dipimpin oleh Ahmad al-Sharaa—yang sebelumnya dikenal sebagai Abu Mohammad al-Jolani, pendiri cabang Al Qaeda di Suriah, Jabhat al-Nusra—dari daftar ‘Negara Sponsor Terorisme,’ sebuah penetapan status yang telah diberlakukan sejak tahun 1979 pada era pemerintahan Hafez al-Assad.

Menteri Luar Negeri Marco Rubio membela langkah tersebut dengan menyatakan bahwa “tindakan ini mewakili langkah bersejarah lainnya oleh Presiden Trump untuk memberikan jalan menuju kemakmuran bagi rakyat Suriah”.

Selain Muhaysini, kelonggaran sanksi juga meluas ke figur-figur penting operasional lainnya, termasuk perekrut Al Qaeda berbasis di Australia Abu Sulayman al-Muhajir, penyokong dana asal Kuwait Shafi Sultan Mohammed al-Ajmi, serta milisi asing asal Albania Abdul Samrez Jashari.


𝘀𝘂𝗺𝗯𝗲𝗿: 𝗧𝗵𝗲 𝗖𝗿𝗮𝗱𝗹𝗲

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *