Politisi Israel Yair Golan dengan latar belakang ledakan serangan militer dan jet tempur.

Melansir dari The Cradle, pemimpin partai Israel’s Democrats Yair Golan menyebut pembunuhan Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei dalam serangan awal AS-Israel ke Iran pada 28 Februari sebagai kesalahan strategis, dengan berargumen bahwa pembunuhan tersebut tidak menguntungkan kepentingan Israel.

“Saya yakin, tanpa keraguan, pembunuhan Khamenei, sang ayah, adalah sebuah kesalahan, bukan karena dia tak pantas mati, melainkan karena hal itu tidak sesuai dengan kepentingan negara Israel,” kata Golan.

Khamenei dibunuh bersama anggota keluarganya, termasuk seorang cucu, serta beberapa pejabat senior Iran, dalam serangan pembuka perang AS-Israel, dan digantikan oleh putranya, Mojtaba Khamenei.

Golan juga menepis tujuan yang dinyatakan oleh Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu untuk menggulingkan Republik Islam sebagai “tidak realistis.”

Sayyid Ali Khamenei telah mengeluarkan fatwa keagamaan pada tahun 2003 yang melarang senjata nuklir, dengan berargumen bahwa senjata tersebut melanggar prinsip-prinsip Islam.

Mengutip Kantor Berita MINA, menurut Golan, penggantian Ali Khamenei oleh putranya, Mojtaba Khamenei, justru membuat Iran dipimpin oleh sosok yang lebih ekstrem dan keras.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *