[VIDEO] Marandi: Negara Teluk Fitnah Perlawanan Demi Tutupi Palestina
Prof. Mohammad Marandi bongkar kebohongan narasi Teluk: Minoritas Sunni di Iran jauh lebih bebas, sementara negara Arab memfitnah demi tutupi isu Palestina.
Resistensi di era digital
Prof. Mohammad Marandi bongkar kebohongan narasi Teluk: Minoritas Sunni di Iran jauh lebih bebas, sementara negara Arab memfitnah demi tutupi isu Palestina.
Iran terapkan doktrin deterensi baru dengan menargetkan pangkalan, kapal perang, dan tanker AS. Respon Tehran dipastikan tak lagi proporsional.
Eks pejabat Pentagon Michael Maloof ungkap AS dan Israel salah kalkulasi. Agresi luar justru satukan rakyat Iran dan perkuat pertahanan nasional.
Pergerakan pasukan Yaman dari Mokha hingga Dhubab mengubah peta perang. Gerbang strategis Bab al-Mandab kini kian dekat di bawah jangkauan militer.
Pasukan Yaman kuasai Bab al-Mandab. Konflik ini murni ambisi geopolitik Arab Saudi dan AS, bukan perseteruan Sunni-Syiah seperti yang kerap dinarasikan.
Iran kuasai Hormuz dan Yaman bergerak ke Bab al-Mandab. Jika kedua jalur ini lumpuh, krisis pelayaran global dan ekonomi dunia tak terhindarkan.
Prof. Mohammad Marandi tegaskan Iran beralih ke posisi menyerang. Kapal yang langgar aturan di Selat Hormuz dan sekutu AS akan bayar harga mahal.
Prof. Mohammad Marandi sebut proyek pipa minyak Teluk percuma jika kilang dihancurkan Iran. Rezim sekutu AS diuji jika eskalasi perang meluas.
Prof. Mohammad Marandi sebut kejahatan AS dan Arab Saudi di Yaman diingat berabad-abad. Tuntutan Iran hentikan blokade adalah syarat minimal.
Netanyahu mengklaim kontrol mutlak atas Gunung Hermon Suriah. Presiden rezim baru, Ahmad Al-Sharaa (Jolani), mengecam namun tanpa tindakan perlawanan.