Profesor Mohammad Marandi memberikan analisis geopolitik terkait krisis kemanusiaan di Yaman dan Palestina.

Profesor Mohammad Marandi menyatakan bahwa apa yang telah dilakukan Arab Saudi dan Amerika Serikat terhadap rakyat Yaman merupakan “sebuah kejahatan yang akan diingat selama berabad-abad.”

Beliau menegaskan bahwa tuntutan Iran agar blokade kelaparan—pengepungan yang diterapkan terhadap wanita dan anak-anak di Yaman—diakhiri tidak boleh digambarkan sebagai sesuatu yang menyulitkan proses negosiasi.

Profesor Marandi menyebut hal-hal ini sebagai tuntutan paling minimal yang harus dilayangkan kepada “sang imperium”: penghentian pembunuhan dan kelaparan terhadap wanita dan anak-anak di Gaza, penghentian blokade atas Yaman, serta pengakhiran pendudukan Lebanon dan pemboman rumah-rumah serta desa-desa warga.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *