๐๐๐ฉ๐๐ก๐๐ ๐ฅ๐๐ง๐๐๐ฃ๐ฉ๐๐๐ฃ ๐ง๐๐ฏ๐๐ข ๐ฎ๐๐ฃ๐ ๐ข๐๐ฃ๐๐ข๐ฅ๐๐ฉ๐ ๐๐ฃ ๐ข๐๐ฃ๐ฉ๐๐ฃ ๐๐๐๐ก๐๐๐จ๐ ๐๐ก-๐๐๐๐๐ ๐จ๐๐๐๐๐๐ ๐ฅ๐๐ข๐๐ข๐ฅ๐๐ฃ ๐ง๐๐ฏ๐๐ข ๐ฎ๐๐ฃ๐ ๐ฉ๐ช๐ฃ๐๐ช๐ ๐ ๐๐ฅ๐๐๐ ๐๐จ๐ง๐๐๐ก, ๐ ๐๐ฃ๐ ๐ผ๐ข๐๐ง๐๐ ๐ ๐๐๐ง๐๐ ๐๐ฉ ๐ฉ๐๐ก๐๐ ๐ข๐๐ฃ๐๐๐ข๐๐๐ก ๐ก๐๐ฃ๐๐ ๐๐ ๐๐๐จ๐๐ง ๐ฉ๐๐ง๐๐๐๐๐ฅ ๐๐ช๐ง๐๐๐ ๐๐๐ฃ๐๐๐ฃ ๐จ๐๐๐๐ง๐ ๐ง๐๐จ๐ข๐ ๐ข๐๐ฃ๐๐๐ก๐ช๐๐ง๐ ๐๐ฃ ๐๐ช๐ง๐๐๐ ๐๐๐ง๐ ๐๐๐๐ฉ๐๐ง โ๐๐๐๐๐ง๐ ๐๐ฅ๐ค๐ฃ๐จ๐ค๐ง ๐๐๐ง๐ค๐ง๐๐จ๐ข๐โ
Oleh VPOL (Vocal Politics)
Amerika Serikat telah secara resmi mengeluarkan Suriah dari daftar โNegara Sponsor Terorismeโ setelah sebelumnya mencabut status Hayโat Tahrir al-Sham (HTS) sebagai organisasi Teroris Global Terdefinisi Khusus (Specially Designated Global Terrorist). Langkah ini mengakhiri penetapan status teroris yang telah diberlakukan terhadap Suriah sejak tahun 1979 pada masa pemerintahan Hafez al-Assad.
Keputusan tersebut mulai berlaku pada 24 Agustus 2026โsebuah progres yang semakin menunjukkan bagaimana Suriah pasca-Assad telah menyerahkan warisan historis Suriah yang selama ini mendukung perjuangan Palestina dan gerakan perlawanan regional terhadap pendudukan Israel serta imperialisme AS.
Ketika mengambil alih kekuasaan, langkah awal rezim HTS adalah menindak gerakan dan kepemimpinan perlawanan Palestina di Suriah. Pada 17 April 2025, rezim itu menahan pejabat Jihad Islam Palestina, Khaled Khaled dan Yasser al-Zafari. Kemudian pada 3 Mei 2025, mereka juga menahan Sekretaris Jenderal PFLP-GC, Talal Naji, yang belakangan dibebaskan.
Pada 14 Mei 2025, Trump secara eksplisit mendesak Ahmed al-Sharaa untuk โmendeportasi teroris Palestinaโ dan bergabung dengan Abraham Accords (Perjanjian Abraham), bertepatan dengan langkah Washington yang mulai bergerak menuju pencabutan sanksi terhadap rezim baru Suriah.
Sementara itu, pada 8 Desember 2024, pasukan Zionis Israel menduduki wilayah Gunung Hermon sisi Suriah yang dulunya telah dibebaskan, serta memasuki zona penyangga yang diawasi PBB tanpa mengalami perlawanan. Pada 10 Desember, Reuters mengutip sumber keamanan Suriah dan regional yang menyebutkan bahwa pasukan IDF telah mencapai Qatana, sekitar 25 km di sebelah barat daya Damaskus.
Pada 14 Agustus 2026, Menteri Luar Negeri Suriah Asaad al-Shaibani, yang sebelumnya dikenal dengan nama Abu Aisha, melakukan pembicaraan telepon yang langka dengan Kepala Mossad Roman Gofman. Reuters mendeskripsikan peristiwa ini sebagai salah satu kontak tingkat tertinggi yang pernah terjadi antara Israel dan rezim HTS.
Kemudian pada 23 Agustus, Suriah dan Israel menggelar pembicaraan tingkat tinggi yang dimediasi oleh AS di Yordania, yang bertujuan untuk menghidupkan kembali negosiasi terkait kesepakatan keamanan.
