Dalam sebuah interview di Al Mayadeen English, Profesor Mohammad Marandi menyoroti betapa eratnya keterkaitan keamanan dan stabilitas antara Iran dan Irak.
Mengulas kembali berbagai upaya untuk memecah belah kedua bangsa tersebut pada masa rezim Saddam Hussein, Marandi menekankan bagaimana kekeliruan kalkulasi imperialis gagal memutuskan ikatan di antara rakyat kedua negara.
Sama halnya seperti Washington dan rezim Israel yang meremehkan gerakan perlawanan di Yaman, Palestina, dan Lebanon, Marandi menyatakan bahwa mereka juga secara rutin meremehkan kekuatan rakyat Irak.
