Putra Mahkota Arab Saudi Mohammed bin Salman telah meminta bantuan kepada pemerintah di seluruh kawasan, termasuk secara tidak langsung kepada Israel, seiring pasukan yang didukung Saudi mengalami kekalahan di medan perang melawan Ansarallah Yaman, demikian dilaporkan media Israel Israel Hayom.
Menurut laporan tersebut, Riyadh menyampaikan permintaannya kepada Israel melalui Komando Pusat A.S. (CENTCOM), guna meminta bantuan intelijen dan bentuk dukungan lainnya untuk mencegah Ansarallah menguasai Selat Bab al-Mandab.
Imbauan ini muncul di saat Arab Saudi secara terpisah telah mendesak Presiden A.S. Donald Trump untuk melakukan intervensi militer terhadap Ansarallah. Namun sejauh ini, Washington menolak aksi militer langsung dan hanya memberikan bantuan intelijen serta penentuan target.
Upaya komunikasi tersebut menandai pergeseran signifikan bagi Riyadh, yang selama ini mensyaratkan normalisasi hubungan dengan Israel pada pembentukan negara Palestina dan pengakhiran pendudukan—sebuah posisi yang terus ditegaskan kembali oleh Saudi di tengah genosida yang dilakukan Israel di Gaza.
𝘀𝘂𝗺𝗯𝗲𝗿: 𝗧𝗵𝗲 𝗖𝗿𝗮𝗱𝗹𝗲
