“๐๐ฎ๐ฅ๐ฎ๐ก๐๐ง ๐ฉ๐๐ฆ๐๐๐ง๐ญ๐๐ข๐๐ง ๐ญ๐๐ฅ๐๐ก ๐๐ข๐ฅ๐๐ค๐ฎ๐ค๐๐ง ๐๐ข ๐๐๐๐๐ซ๐๐ฉ๐ ๐ค๐๐ ๐ฎ๐๐๐ซ๐ง๐ฎ๐ซ๐๐ง ๐ฒ๐๐ง๐ ๐ฆ๐๐ง๐ฃ๐๐๐ข ๐ฌ๐๐ฌ๐๐ซ๐๐ง ๐๐ ๐ซ๐๐ฌ๐ข ๐๐๐ฎ๐๐ข ๐ฆ๐๐ฅ๐๐ฅ๐ฎ๐ข ๐ฌ๐๐ซ๐๐ง๐ ๐๐ง ๐ฎ๐๐๐ซ๐ ๐ฒ๐๐ง๐ ๐ฆ๐๐ง๐๐ซ๐ ๐๐ญ๐ค๐๐ง ๐ฐ๐ข๐ฅ๐๐ฒ๐๐ก ๐ฌ๐ข๐ฉ๐ข๐ฅ ๐๐๐ง ๐ค๐๐ฐ๐๐ฌ๐๐ง ๐ฉ๐๐ซ๐ฆ๐ฎ๐ค๐ข๐ฆ๐๐ง”
Ketua Delegasi Perundingan dari pemerintah Yaman yang berbasis di Sana’a, Mohammad Abdul Salam, menuduh Arab Saudi kembali mengambil peran langsung dalam agresi terhadap Yaman, dengan menyatakan bahwa “rezim Saudi telah keluar dari balik layar” setelah bertahun-tahun gagal mempertahankan agresi dan pengepungan.
Abdul Salam mengatakan bahwa Arab Saudi terus mengendalikan seluk-beluk agresi tersebut โdari balik layar,โ namun kini mulai โmenjadi sorotan utamaโ di tengah โkekalahan yang diderita oleh mobilisasi militernya.โ
Ia juga menuduh pasukan Saudi telah melakukan puluhan pembantaian di berbagai kegubernuran Yaman melalui serangan udara yang menyasar kawasan sipil dan permukiman warga, serta memperingatkan bahwa “rezim Saudi harus memikul tanggung jawab penuh atas segala konsekuensi dan dampak yang menyusul.”
๐๐๐บ๐ฏ๐ฒ๐ฟ: ๐๐น ๐ ๐ฎ๐๐ฎ๐ฑ๐ฒ๐ฒ๐ป ๐๐ป๐ด๐น๐ถ๐๐ต
