Menurut laporan eksklusif media Lebanon, YouNews, yang dikutip oleh Tasnim, Iran dilaporkan telah menyampaikan peringatan langsung dan tegas kepada pemimpin rezim HTS Suriah, al-Jolani (al-Sharaa), di Damaskus serta beberapa negara kawasan. Langkah ini secara efektif menghentikan skenario militer yang diduga sedang disiapkan di bawah tekanan AS untuk menyeret Suriah berintervensi di Lebanon bersama Israel.
Teheran dilaporkan memberi tahu Ankara, Baghdad, Doha, dan Riyadh bahwa intervensi militer Suriah apa pun terhadap Hizbullah berisiko memicu konfrontasi regional yang lebih luas, di mana Suriah akan menjadi medan pertempuran utamanya. Peringatan tersebut dilaporkan bertujuan untuk memperjelas bahwa Damaskus akan menghadapi konsekuensi serius jika melanjutkan langkah semacam itu.
Menurut laporan tersebut, pesan Iran kepada Damaskus disampaikan melalui Turki dan mencakup peringatan akan respons rudal berskala besar, yang mengancam akan menyerang lebih dari 100 situs strategis di Suriah, termasuk istana kepresidenan Suriah, jika pasukan rezim Jolani menginvasi Lebanon untuk melawan Hizbullah.
