Senator AS Chris Murphy dan Presiden Donald Trump dengan latar belakang konflik perang Iran.

Melansir Press TV, senator AS Chris Murphy menyampaikan penilaian pedas terhadap perang yang sedang berlangsung melawan Iran, dengan menyatakan bahwa Presiden Donald Trump “telah kalah dalam perang ini” dan memperingatkan bahwa setiap hari pertempuran berlanjut, Amerika Serikat menjadi semakin lemah sementara Iran justru semakin kuat.

Dalam sebuah wawancara di NBC News, senator Partai Demokrat dari Connecticut tersebut berargumen bahwa pemerintah sedang menghadapi realitas strategis yang kelam, serta mendesak agar permusuhan segera dihentikan bahkan jika itu berarti harus menerima syarat-syarat yang sangat tidak menguntungkan.

Murphy menggarisbawahi bahwa biaya untuk membuka kembali Selat Hormuz meningkat setiap harinya, sembari mencatat bahwa proposal kesepakatan yang saat ini ada di meja perundingan pada dasarnya akan membayar Iran sebesar $100 miliar per tahun untuk membuka kembali jalur pelayaran krusial tersebut.

“Sungguh sebuah kemenangan bagi Iran,” komentar Murphy. “Pada akhir perang ini, mereka dibayar untuk membuka kembali Selat, dibayar untuk membangun kembali militer mereka, dan dibayar untuk membangun kembali dukungan mereka bagi kelompok-kelompok proksi di kawasan tersebut.”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *